Kelas – Kelas IP

Kelas A oktet pertamanya mempunyai nilai 0 s/d 127 dan pengalamatan Kelas A masing – masing dapat mendukung 16.777.219 Host.

NNNNNNNN

HHHHHHHH

HHHHHHHH

HHHHHHHH

N = NET ID

H = HOST ID

Pembagian kelas – kelas IP Address di dasarkan pada Network ID dan Host ID. Setiap IP Address terdiri dari NETWORK ID (identitas jaringan) dan HOST ID (identitas dalam jaringan tersebut).

NETWORK ID adalah bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan jaringan dimana komputer berada.

HOST ID adalah bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan workstation, server, router dan semua host dari TCP/IP lain dalam jaringan tersebut

IP Address dikelompokkan dalam 5 kelas yaitu kelas A s/d kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalh pada ukuran dan jumlahnya, penjelasannya dari masing – masing kelas tersebut adalah sebagai berikut :

Kelas A

IP Address kelas A digunakan untuk jaringan dengan host yang besar. BIT pertama pada address kelas A selalu di set nol, sehingga nilai depannya selalu 0 dan 127. IP Address kelas A, NETWORK ID adalah 8 bit pertama. Sedangkan HOST ID adalah 28 bit berikutnya. Misalkan alamat IP : 114.49.6.5 maka NETWORK ID = 114 dan HOST ID = 49.6.5 dengan panjang HOST ID yang 24 bit, NETWORK dengan IP Address kelas A dapat menampung sekitar 16 juta HOST.

Kelas B

IP Address kelas B digunakan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Dua bit pertama pada kelas B di set 1 0 (satu nol) sehingga bit terdepan dari IP Address kelas B akan bernilai 128 hingga 191. Pada IP Address kelas B, NETWORK ID adalah 16 bit pertama, sedangkan HOST ID adalah 16 bit berikutnya, misalnya 133.93.125.2 maka NETWORK ID = 133.93 dan HOST ID = 125.2. Dengan panjang HOST ID yang 16 bit, maka NETWORK yang menggunakan IP Address kelas B dapat menampung sekitar 65.000 HOST.

ini belom klar, karna yang nyatet di papan tulis capek, jadi ya masih dapet sgni yang ada di buku catetan, heheheee….

pak gilang ada ada aja dah…

Advertisements

Kelas Alamat IP

IP Address terdiri atas 4 buah bilangan oktet (8 bit). Nilai terbesar dari bilangan biner 8 bit yaitu 255 (27+26+25+24+23+22+21+20)

Jumlah keseluruhan IP Address adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP Address sebanyak inilah yang ada diseluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP Address dikelompokkan dalam kelas – kelas hal ini dilakukan untuk memudahkan pendistribusian pendaftaran IP Address.

IP Address ini dikelompokkan menjagi 5 kelas : Kelas A, Kelas B, Kelas C , Kelas D dan Kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP Address kelas A, dipakai oleh sedikit jaringan, tetapi jaringan ini memiliki jumlah host yang banyak. Kelas C dipakai unutuk banyak jaringan tetapi jumlah host sedikit. Kelas D dan Kelas E tidak banyak digunakan.

Setiap alamat IP terdiri dari 2 field, yaitu :

Field NET ID : Alamat jaringan logika dari subnet dimana komputer dihubungkan

Field HOST ID : Alamat device logical secara khusus digunakan untuk mengenali masing – masing host pada subnet secara bersama NET ID dan HOST ID menyediakan masing – masing host pada interwork dan alamat IP khusus.

Format Alamat IP

IP Address merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa tanda titik pada setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit disebut oktet pengalamatan IP berupa nomor 32 bit tersebut terdiri dari alamat subnet dan host banyak IP Address adalah sebagai berikut :

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Contoh : 11000000000010100001111000010


Pengalamatan 32 bit selanjutnya untuk memudahkan secara khusus di bagi kedalam empat oktet (8 bit section) :

1100000 00001010 00011110 00000010

192 10 30 2


Selanjutnya untuk memudahkan pembacaan, masing – masing oktet dapat diterjemahkan kedalam bilangan desimal dengan range 0 s/d 255 :

192.10.30.2